Kamis, 13 Desember 2012 13:02 WIB
Metrotvnews.com, Mojokerto: Lebih dari 40 warung yang berada di pinggiran Sungai Brantas di perbatasan Mojokerto-Sidoarjo, Jawa Timur, digusur petugas gabungan dari Satpol PP, TNI dan jasa tirta. Puluhan bangunan warung itu diduga sebagai tempat prostitusi.
Petugas tim gabungan membongkar paksa bangunan warung yang berada di pinggiran Sungai Brantas tepatnya di Desa Mlirip. Dua kendaraan back hoe digunakan menggusur puluhan bangunan tersebut. Semua bangunan semi permanen maupun permanen dibongkar. Sementara warga pemilik bangunan liar ini hanya bisa pasrah.
Dalam penggusuran ini tidak ada perlawanan dari para pemilik bangunan. Sebab dua bulan sebelum melakukan penggusuran, Satpol PP Provinsi Jawa Timur telah mensosialisasikan penggusuran ini.
Tercatat sebanyak 48 bangunan liar dibongkar. Selain menyalahi ketentuan tentang bangunan di sepanjang sungai, bangunan-bangunan ini dianggap sebagai tempat prostitusi terselubung. Menurut penuturan warga warung-warung liar ini diduga kerap dijadikan ajang mesum.
Petugas Satpol PP akan terus melakukan pemantauan dan bertindak tegas jika kembali menemukan bangunan liar dan tak berijin, yang didirikan di sekitar kawasan ini.(DNI)
Sumber : http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2012/12/13/166379/Diduga-Tempat-Prostitusi-Puluhan-Warung-Digusur/6
Metrotvnews.com, Mojokerto: Lebih dari 40 warung yang berada di pinggiran Sungai Brantas di perbatasan Mojokerto-Sidoarjo, Jawa Timur, digusur petugas gabungan dari Satpol PP, TNI dan jasa tirta. Puluhan bangunan warung itu diduga sebagai tempat prostitusi.
Petugas tim gabungan membongkar paksa bangunan warung yang berada di pinggiran Sungai Brantas tepatnya di Desa Mlirip. Dua kendaraan back hoe digunakan menggusur puluhan bangunan tersebut. Semua bangunan semi permanen maupun permanen dibongkar. Sementara warga pemilik bangunan liar ini hanya bisa pasrah.
Dalam penggusuran ini tidak ada perlawanan dari para pemilik bangunan. Sebab dua bulan sebelum melakukan penggusuran, Satpol PP Provinsi Jawa Timur telah mensosialisasikan penggusuran ini.
Tercatat sebanyak 48 bangunan liar dibongkar. Selain menyalahi ketentuan tentang bangunan di sepanjang sungai, bangunan-bangunan ini dianggap sebagai tempat prostitusi terselubung. Menurut penuturan warga warung-warung liar ini diduga kerap dijadikan ajang mesum.
Petugas Satpol PP akan terus melakukan pemantauan dan bertindak tegas jika kembali menemukan bangunan liar dan tak berijin, yang didirikan di sekitar kawasan ini.(DNI)
Sumber : http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2012/12/13/166379/Diduga-Tempat-Prostitusi-Puluhan-Warung-Digusur/6
Tidak ada komentar:
Posting Komentar